Kamis, 22 Desember 2011

KOTA HILANG

teman - teman kali ini saya membahas tentang hal yang mungkin bertandatanya besar


SODOM DAN GOMORAH
tau gak sodom dan gomorrah teman-teman? yang saya dengar sih kota ini adalah kota yang posisinya dibalik kedalam tanah oleh allah swt, dan kotanya itu ada didalam tanah lho.
karena ketidak taatan yang terjadi dikota ini seperti penyipangan sex

ini fakta yang saya dapat dan sedikit dapat membuktikan sodom dan gomorrah itu ada
"Dengan berkembangnya studi tentang tanah Palestina di awal abad lalu, minat untuk menemukan kembali lokasi dan bekas-bekas kedua kota itu semakin besar. Walaupun belum satupun dari bekas kota-kota tersebut yang ditemukan kembali, para ahli sepakat bahwa lokasinya ada di bawah permukaan ujung selatan Laut Mati.

Bukti-bukti yang membenarkan muncul dari berbagai kegiatan penelitian Arkeologi, yang sudah dibukukan oleh J. Penrose Harland. Dalam Kitab Suci kita dapat menemukan beberapa petunjuk yang akan menuntun kita pada kesimpulan bahwa Sodom dan Gomorah terletak di bagian selatan Laut Mati. Sebagian dari data-data Kitab Suci memberi petunjuk yang jelas, yaitu: Pertama, dalam Kejadian 14:10 dikatakan bahwa perang antara empat raja melawan lima raja terjadi di Lembah Sidim yang banyak memiliki sumur aspal. Aspal memang banyak terdapat di laut Mati, khususnya di bagian selatannya. Kedua, menurut Kejadian 19:20-23, Lot melarikan diri dari Sodom ke tempat di dekat Zoar. Sejarah mencatat bahwa dalam zaman Romawi, Byzantin dan Arab, ada sebuah kota kecil bernama Zoar (Zohar) yang letaknya diujung selatan Laut Mati. Karena tidak ada petunjuk kalau situs arkeologi ini pernah dihuni pada masa sebelum adanya kekristenan, maka dipercaya bahwa Zoar tua zaman Abraham telah terkubur di dasar Laut Mati, dan namanya telah dialihkan ke kota lain yang ada di dekatnya (Albright, Archaeology of Palestine and the Bible, hal 135). Setidak-tidaknya nama Zoar telah digunakan lagi sebagai nama suatu tempat di daerah itu. Ketiga, Kejadian 14:3 mengatakan bahwa pertempuran antara raja-raja terjadi di "lembah Sidim, yakni Laut Asin". Ini menunjukkan bahwa lembah Sidim itu kemudian tergenang oleh air asin atau Laut Mati tersebut. Arkeolog Yosephus menguatkan kesaksian Kitab Suci itu dengan berkata bahwa dengan lenyapnya Sodom lembah tersebut telah menjadi sebuah danau yang dinamakan "Aspalitis", satu sebutan untuk Laut Mati. Oleh berjalannya waktu, tingginya permukaan air Laut Mati terus bertambah sampai saat ini. Dibuktikan dengan adanya sejumlah besar pohon berusia ratusan tahun ditemukan tegak berdiri di dalam air diujung selatan Laut Mati. Jalan kuno yang mengelilingi tepi selatan laut ini sudah sejak akhir dua abad lalu terbenam di bawah termasuk Sodom dan Gomorah. Di benteng tersebut tidak ditemukan tempat tinggal yang bersifat permanen walaupun ada perkuburan dan pusat peribadatan. Tetapi situs arkeologi tersebut tidak lagi menjadi bukti pendukung setelah ditemukannya tembikar dan beberapa benda hasil kerajinan tangan yang dibuat antara tahun 2300 dan 1900 sM. Tetapi pada tahun 1959, beberapa orang pilot pesawat terbang yang melintasi daerah tersebut (area di utara El Lisan) melaporkan telah melihat suatu pemandangan yang tampaknya seperti bekas-bekas pilar, jalan-jalan, dan rumah-rumah di dasar Laut Mati. Sebagian orang kemudian berspekulasi bahwa itu adalah bekas-bekas Gomorah kuno (Chicago Sun Times, 28 Desember 1959)."

ini untuk referensi lain, bila teman-teman ingin lebih tahu lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar